Cek Informasi Kredit anda melalui iDeb SLIK OJK

Kredit perbankan menjadi solusi jitu bagi banyak orang untuk memenuhi kebutuhannya. Terbukti, penyaluran kredit perbankan tercatat mengalami kenaikan. Anda berniat mengajukan kredit perbankan dalam waktu dekat ini? Persiapkan diri sebaik mungkin untuk memperkecil kemungkinan kredit ditolak.

Berdasarkan data Bank Indonesia, pada Maret 2018 penyaluran kredit perbankan mengalami pertumbuhan sebesar 8,5 persen (yoy) atau tercatat Rp4.768,8 triliun. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan Februari 2018. Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada Februari 2018 tercatat sebesar 8,2 persen (yoy).

Kemudahan masyarakat untuk mengakses kredit turut mempengaruhi pertumbuhan tersebut. Meskipun saat ini akses pengajuan kredit sudah semakin mudah, tetap terdapat kemungkinan pengajuan kredit Anda akan ditolak oleh bank. Penolakan itu disebabkan oleh banyak hal, mulai dari tidak seusainya data Anda hingga jumlah kredit yang diajukan terlalu besar.

Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini sebelum mengajukan kredit kepada bank. Yuk cek!
Berikan data-data dengan benar

Saat mengisi formulir pengajuan kredit, pastikan data-data yang Anda isi sudah valid, terutama nomor telepon kantor dan handphone Anda. Bagi pihak bank, kedua nomor tersebut sangat penting. Bank membutuhkannya untuk melakukan verifikasi data, informasi, serta dokumen yang telah Anda kirimkan.

Apabila nomor telepon kantor dan handphone yang Anda berikan tidak valid, maka pihak bank akan kesulitan ketika melakukan verifikasi. Akibatnya, bank akan langsung menolak pengajuan kredit Anda hanya gara-gara hal yang terbilang sepele tersebut. Anda tentu tidak mau hal tersebut terjadi bukan?

Selain itu, Anda harus menghindari kecurangan dalam proses pengajuan kredit. Misalnya, Anda memberikan data, dokumen, dan informasi yang tidak sesuai dengan aslinya. Karena, jika Anda terbukti melakukan kecurangan, bank juga akan langsung menolak pengajuan kredit Anda. (Baca juga: Dari Parfum Hingga Tiket Bioskop, Ini Beberapa Tuntutan di Hari Buruh 2018)
Jumlah kredit yang diajukan

Selain memastikan data, Anda juga harus mempertimbangkan dengan benar jumlah kredit yang ingin diajukan. Jumlah kredit yang diajukan harus sesuai dengan pendapatan dan kemampuan Anda.

Artinya, Anda perlu membandingkan pendapatan Anda dengan jumlah kredit yang diajukan. Hal tersebut perlu dilakukan mengingat pihak bank akan memperkirakan kemampuan pembayaran kredit dengan jumlah kredit yang Anda ajukan.

Jangan sampai, jumlah kredit yang diajukan melebihi dari pendapatan dan kemampuan Anda. Jika terjadi hal semacam itu, maka pihak bank juga tak segan-segan untuk menolak kredit yang Anda ajukan.
Riwayat kredit

Anda juga perlu memperhatikan riwayat kredit. Riwayat kredit merupakan salah satu faktor yang bisa membuat pengajuan kredit Anda ditolak oleh pihak Bank.

Biasanya, pihak bank akan mengecek riwayat kredit dengan cara BI Checking. Namun, BI Checking saat ini tidak dilakukan lagi oleh Bank Indonesia. Otoritas yang berwenang melakukan BI Checking saat ini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain perpindahan wewenang, terdapat pula perubahan istilah dari BI Checking menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Tak hanya berubah istilah, sistem tersebut juga cakupannya terbilang lebih luas dari sistem BI Checking.

Anda juga bisa melihat riwayat kredit dalam SLIK yang dikelola OJK. Caranya, Anda bisa mendatangi kantor OJK di pusat atau daerah. OJK pusat berkantor di Menara Radius Prawiro Lt. 2, Komplek Perkantoran BI, Jakarta. Berikut ini langkah-langkahnya jika ingin mendatangi OJK untuk mengakses informasi debitur:

1) Siapkan dokumen

Siapkan sejumlah dokumen pendukung yaitu:

Debitur perseorangan

Fotokopi identitas diri serta identitas diri asli (untuk ditunjukan) berupa: KTP untuk WNI, Paspor untuk WNA.

Debitur badan usaha

Fotokopi identitas badan usaha dan identitas pengurus serta identitas asli (untuk ditunjukan) badan usaha berupa: NPWP, akta pendirian perusahaan, dan perubahan anggaran dasar terakhir.

2) Debitur mendatangi OJK dengan membawa dokumen yang telah disiapkan

3) Mengisi formulir yang tersedia

4) OJK akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen serta formulir yang sudah terisi

5) Jika telah sesuai, OJK akan mencetak hasil informasi debitur

6) OJK melakukan konfirmasi, debitur menerima hasil informasi dan membubuhkan tanda tangan

Selain itu, Anda juga bisa mengakses riwayat kredit secara online dengan mengunjungi web ojk.go.id, kemudian pilih “Permintaan IDI Historis” di bagian “Perbankan”. Selanjutnya, Anda bisa mengisi formulir yang tersedia.

Itulah hal-hal yang harus Anda perhatikan agar kredit yang diajukan tidak ditolak oleh pihak bank. Ingat, lakukanlah dengan teliti, tujuannya untuk meminimalisir kesalahan saat proses pengajuan kredit.

14 thoughts on “Cek Informasi Kredit anda melalui iDeb SLIK OJK

    1. Tidak ada..
      Untuk pengecekan silahkan datang ke ojk terdekat dengan membawa dokumen yang diminta untuk pengecekan ideb, misalnya KTP, SIM dan KK
      Demikian
      Salam
      Admin Konsultan SLIK OJK

    1. Untuk pengecekan silahkan datang ke ojk terdekat dengan membawa dokumen yang diminta untuk pengecekan ideb, misalnya KTP, SIM dan KK
      Demikian
      Salam
      Admin Konsultan SLIK OJK

    1. Untuk pengecekan silahkan datang ke ojk terdekat dengan membawa dokumen yang diminta untuk pengecekan ideb, misalnya KTP, SIM dan KK
      Demikian
      Salam
      Admin Konsultan SLIK OJK

  1. Dear admin, didalam ideb slik sy tercantum pembiayaan dari bank permata, padahal sy tidak pernah punya pembiayaan disana. Sehingga mempengaruhi limit kredit pengajuan pembiayaan saya.
    Bagaimana cara konfirmasi hal tersebut?
    Mohon bantuan

    1. Terima kasih atas pertanyaannya pak Zul,
      Untuk memastikan data yang disampaikan silahkan datang ke bank yang bersangkutan dengan menunjukkan file ideb slik yang bapak punya.
      ada kemungkinan fasilitas kredit yang dimiliki merupakan pembiayaan bersama atas fasilitas kredit (joint financing), sehingga data bapak tercatat di bank lain sebagai mitra joint finance. Apakah bapak memiliki kredit di tempat lain selain bank permata?

  2. Kalau dulu BI checking kita bisa online,
    Kredit Card kalau black list bisa seumur hidup dengan bunga berbunga padahal sudah lebih dr 7thn. Kok bisa ya. Itu akan mepengaruhi credibilitas peminjam. Harus ada kebijakan dr BI atau OJK kalau dibawah 50 juta hitung pokok bukan bunga berbunga dihapuskan. Toh sudah dicover Asuransi. Bank juga dilaporan keuangan akan standing sebagai aset ? Apakah bijak, kalau debitur sudah meninggal ?. Ini yg tdk pernah disadar

    1. Untuk pengecekan silahkan datang ke ojk terdekat dengan membawa dokumen yang diminta untuk pengecekan ideb, misalnya KTP, SIM dan KK
      Demikian
      Salam
      Admin Konsultan SLIK OJK

  3. Mau tanya di formulir verifikasi ideb tertulis no ideb itu maksudnya no antrian atau no ktp ideb?takut salah isi..terima kasih

  4. setiap saya mengajikan pinjaman ke bank selalu nama saya masih tercntum sebagai peminjam sejenis kur padahal saya tidak punya pinjaman di bank lain apakah nama saya di pakai orang dan bagaimana solusinya saya coba cek melalui ojk slik tetapi selalu tidak bisa terkirim.tks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.